Lakukan Kegiatan ini Jika Hasil Antigen Anda Menunjukkan Positif

Sakit sekujur badan, suhu badan yang tinggi, serta seringkali disertai dengan kehilangan daya penciuman. maka Anda patut waspada. Boleh jadi ini pertanda Anda terpapar covid-19. Mungkin juga Anda sekadar terserang flu atau masuk angin

Guna memastikannya, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction). butuh waktu sekitar 24 jam untuk memperoleh hasil pemeriksaan apakah seseorang terpapar (positif) atau terbebas (negatif) corona. Selain itu, sepatutnya Anda melakukan isolasi mandiri guna mencegah penyebaran virus corona.

Tentu saja isolasi mandiri  itu membosankan. Karena itu, untuk mengurangi kejenuhan selama masa penantian hasil, ada baiknya Anda tetap melakukan aktifitas dari rumah selama masa isolasi mandiri. Selain bekerja atau belajar, dan berolahraga dari rumah, Anda pun perlu melakukan pekerjaan berikut ini:

  • Menghindari kontak dekat dengan orang lain.
  • Berjemur setiap pagi. Meski tak bisa keluar rumah, usahakan selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari  (±15-30 menit).
  • Tidak menerima tamu ke rumah Anda termasuk teman atau keluarga, kecuali mereka yang membawakan keperluan penting Anda.
  • Selalu gunakan masker dan pelindung wajah, khususnya bila bertemu orang lain (orang yang mengantarkan kebutuhan dasar Anda).
  • Hindari penggunaan alat makan, handuk, bantal, dan benda-benda lain secara bersamaan dengan orang lain.
  • Hindari menyentuh wajah, mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci.
  • Sering cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air hangat selama kurang lebih 20 detik. Atau bisa juga memakai handsanitizer jika tidak ada air dan sabun.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu ketika Anda batuk atau bersin, atau tutup dengan siku Anda. Buang tisu segera ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Jangan lupa untuk mengeringkan tangan.

AKHIR ISOLASI MANDIRI

Lalu berapa lama harus melakukan itu semua? Kementerian Kesehatan menyebut ada tiga kriteria yang bisa menentukan berakhirnya isolasi mandiri.

Pertama, Kriteria PCR

Bagi Anda atau keluarga Anda yang positif terinfeksi Covid-19 dan selama melakukan isolasi mandiri tidak mengalami gejala apapun atau bergejala ringan-sedang, maka tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan tes PCR ulang di akhir masa isolasi mandiri.

Lain halnya bagi pasien yang merasakan gejala berat akibat infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Setelah menjalani isolasi mandiri selama minimal 10 hari dan 3 hari tanpa gejala, untuk dapat dianggap selesai, maka harus melakukan tes swab PCR kembali, dan baru dinyatakan selesai jika mendapatkan 1 kali hasil PCR negatif.

Namun, jika masa periode isolasi mandiri berakhir dan hasil tes swab PCR masih positif, artinya pasien harus melanjutkan isolasi mandiri sampai dijadwalkan tes swab PCR kembali oleh dokter hingga hasilnya negatif.

Kedua, Kriteria gejala dan waktu

Bagi Anda atau keluarga Anda yang positif Covid-19 dan selama melakukan isolasi mandiri tidak mengalami gejala apapun (Orang Tanpa Gejala/OTG), maka waktu isolasi mandiri minimal adalah 10 hari pertama dengan hasil positif Covid-19.

Sedangkan, untuk pasien Covid-19 yang memiliki gejala bersifat ringan, maka waktu isolasi mandiri minimal 10 hari ditambah 3 hari tanpa gejala, terhitung sejak gejala pertama kali muncul.

Ketiga, Perlu Ketegasan dokter

Meski dua kriteria sebelumnya bisa menentukan kapan Anda atau keluarga yang positif Covid-19 mengakhiri isolasi mandiri, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, menegaskan,  Anda tidak boleh memutuskan dan mengakhiri sendiri, waktu isolasi mandiri Anda.

Dengan melakukan serangkaian langkah-langkah di atas, dan mengikuti prosedur yang ditetapkan, maka berarti peran Anda sangat besar dalam mencegah penularan covid-19.