ATURAN BARU: ARUS BALIK DARI SUMATERA WAJIB PCR

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan aturan baru syarat perjalanan domestik selama periode arus balik. Aturan ini mulai berlaku 25 Mei 2021.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan, aturan baru ini diterbitkan berdasarkan  data yang ada serta kesepakatan antar kementerian/lembaga terkait.

Lebih lanjut Wiku menambahkan, pelaku perjalanan dari Pulau Sumatra wajib melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) atau rapid test antigen maksimum 1×24 jam.

Sedangkan pelaku perjalanan menuju Pulau Bali dengan moda udara wajib menunjukkan hasil tes usap di bandara. Hasil tes PCR berlaku 2×24 jam, antigen 1×24 jam, dan GeNose berlaku di hari keberangkatan.

“Kemudian, moda laut dan darat berlaku hasil PCR atau antigen 2×24 jam dan GeNose on site,” jelas Wiku di Graha Badan nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Selasa 25 Mei 2021.

Hasil PCR bagi pelaku perjalanan khusus tujuan Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa dengan moda udara dan darat berlaku 3×24 jam. Sedangkan, hasil antigen berlaku 2×24 jam dan GeNose berlaku saat keberangkatan.

“Penyebarangan laut dan kereta api antarkota berlaku hasil PCR atau antigen 3×24 jam dan GeNose on site,” kata Wiku.

Lalu, perjalanan rutin darat dan laut aglomerasi berlaku PCR 3×24 jam, antigen 2×24 jam, GeNose on site. Pelaku perjalanan di wilayah ini akan diperiksa secara acak di titik-titik penyekatan.