Terlanjur Masuk DIY, Pemudik Wajib PCR dan Karantina 5 Hari.

Mudik memang tak diperbolehkan. Namun bila ada warga yang terlanjur masuk ke berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, pemudik harus dikarantina selama lima hari.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta, Noviar Rahmad, dihadapan para anggota Satgas COVID-19 di tingkat RT/RW. Noviar meminta kepada para anggota dapat memastikan pelakanaan karantina selama momentum Lebaran 2021.

Selain diwajibkan menjalani karantina selama lima hari, lanjut Noviar, pemudik juga diwajibkan melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan menanggung sendiri biayanya.

Untuk memastikan aturan itu terlaksana, akan ada pengawasan satgas secara berjenjang mulai tingkat kecamatan sampai pedesaan. “Satgas RT akan diawasi Satgas Kelurahan. dan Satgas kelurahan diawasi Satgas di tingkat kecamatan,” kata Noviar.

Menurut Noviar, selama masa larangan mudik, 96 personel Satpol PP DIY akan ditempatkan di seluruh titik jalur perbatasan wilayah untuk mendukung upaya penyekatan oleh jajaran kepolisian, termasuk di “jalur-jalur tikus” yang memungkinkan dilalui warga luar daerah. “Kalau lebaran tahun kemarin kami melakukan penyekatan secara acak. Tetapi untuk lebaran kali ini kami full 24 jam berjaga dengan sistem sift,” kata Noviar.