UTAMAKAN TES PCR UNTUK DETEKSI VIRUS CORONA

Sanksi sosial di berbagai wilayah, seperti Jakarta, kini bermunculan. Hal ini ditandai dengan banyaknya terpasang spanduk menolak kehadiran pemudik atau pendatang. Dalam spanduk itu juga tertulis, warga hanya mau menerima kedatangan pemudik jika mereka mengantongi hasil negatif tes PCR atau antigen.

Mencermati kondisi ini, pihakOrganisasi Kesehatan Dunia – World Health Organization (WHO), mengimbau, utamakan tes PCR untuk mendeteksi virus corona (Covid-19). Selain tingkat akurasinya lebih tinggi, hasilnya pun sudah bisa diketahui dengan cepat. .

Sejalah dengan WHO, sejauh ini pakar kesehatan juga memandang PCR sebagai pemeriksaan yang memberikan akurasi tinggi. Tes PCR tidak hanya mendeteksi bagian luar virus, tetapi juga keseluruhan virus, makanya hasilnya jauh lebih akurat ketimbang tes-tes lainnya. Bahkan di myLab, akurasi tes PCR bisa mencapai 99 persen.

Tes lainnya hanya bisa dilakukan wilayah dengan akses ke PCR rendah. Jika ketersediaan PCR terbatas atau bahkan malah tidak ada, maka pihak WHO memberikan lampu hijau penggunaan tes antigen.